Pengembangan Kurikulum dalam Pembelajaran Abad XXI

Purwadhi Purwadhi

Abstract


ABSTRAKSI: Artikel ini – dengan menggunakan pendekatan dan metode kualitatif serta kajian pustaka – mau menganalisis dua hal pokok, yaitu: Pengembangan Kurikulum; dan Pembelajaran Abad XXI. Pengembangan kurikulum merupakan bagian yang sangat esensial dalam keseluruhan kegiatan pendidikan. Pengembangan kurikulum, baik pada tingkat makro maupun mikro, mencakup kegiatan menyeluruh yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi; serta menyangkut pengembangan komponen penting dalam kurikulum, yaitu komponen tujuan, bahan, kegiatan, dan evaluasi. Pengembangan kurikuum secara makro menyangkut pengembangan program pendidikan secara umum dan menyeluruh dalam konteks suatu lembaga/institusi; sedangkan secara mikro menyangkut pengembangan kurikulum yang sifatnya lebih terbatas, seperti pengembangan kurikulum pada level bidang studi atau mata kuliah. Kerangka pembelajaran abad XXI adalah satu gagasan yang diadaptasi dalam pengembangan Kurikulum 2013 pada umumnya, dan pembelajaran saintifik pada khususnya. Ada sejumlah keterampilan yang perlu dikuasai oleh peserta didik pada abad XXI, yakni: “soft skill and hard skill” atau keterampilan teknis. “Soft skill” yang perlu dikembangkan adalah kreativitas dan inovasi, berpikir kritis, seperti literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

KATA KUNCI: Pengembangan Kurikulum; Pembelajaran Abad XXI; Kurikulum 2013; Keterampilan Teknis. 

ABSTRACT: “Curriculum Development in the 21st Century Learning”. This article – using qualitative approaches and methods as well as literature review – wants to analyze two main points, namely: Curriculum Development; and the 21st Century Learning. Curriculum development is a very essential part of all educational activities. Curriculum development, at both the macro and micro levels, has been encompassing comprehensive activities including: planning, implementation, and evaluation; and involves also the development of important components in the curriculum that are components of objectives, materials, activities, and evaluations. Macro curriculum development involves the development of a general and comprehensive education program in the context of an institution; whereas in micro terms, it involves the development of curricula that are more limited in nature such as curriculum development at the level of field of study or course. The 21st century learning framework is an idea that was adapted in 2013 Curriculum development in general, and scientific learning in particular. There are a number of skills that need to be mastered by 21st century students, namely: soft skills and hard skills or technical skills. Soft skills that need to be developed are creativity and innovation, critical thinking, such as information literacy, media literacy, and ICT (Information and Communication Technology) literacy.

KEY WORD: Development Curriculum; 21st Century Learning; 2013 Curriculum; Technical Skills.

About the Author: Dr. Purwadhi adalah Dosen Senior dan sekarang menjabat sebagai Rektor Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), Jalan Terusan Sekolah No.1-2 Antapani, Cicaheum, Kiaracondong, Bandung 40282, Jawa Barat, Indonesia. Untuk kepentingan akademik, penulis bisa dihubungi dengan alamat emel: purwadhi@bsi.ac.id

Suggested Citation: Purwadhi. (2019). “Pengembangan Kurikulum dalam Pembelajaran Abad XXI” in MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, Volume 4(2), September, pp.103-112. Bandung, Indonesia: UPI [Indonesia University of Education] Press, ISSN 2527-3868 (print) and 2503-457X (online).

Article Timeline: Accepted (July 27, 2019); Revised (August 25, 2019); and Published (September 30, 2019).


Keywords


Pengembangan Kurikulum; Pembelajaran Abad XXI; Kurikulum 2013; Keterampilan Teknis

Full Text:

PDF

References


Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama.

Amri, Sofan. (2013). Pengembangan & Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.

Anwar, Rusliansyah. (2014). “Hal-hal yang Mendasari Penerapan Kurikulum 2013” dalam HUMANIORA, Vol.5, No.1 [April], hlm.97-106. Tersedia secara online di: https://media.neliti.com/media/publications/167304-ID-hal-hal-yang-mendasari-penerapan-kurikul.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 10 November 2018].

Apandi, Idris. (2018). “Mewujudkan Pembelajaran Abad 21 dan HOTS melalui Penguatan Keterampilan Proses Guru dalam PBM” dalam KOMPASIANA: Byond Blogging, pada 4 September. Tersedia secara online juga di: https://www.kompasiana.com/idrisapandi/5b8e7fcd12ae9436241aabf5/mewujudkam-pembelajaran-abad-21 [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 Januari 2019].

Arifin, Zainal. (2013). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Autor, David H., Frank Levy & Richard J. Murnane. (2003). “The Skill Content of Recent Technological Change: An Empirical Exploration” in Quarterly Journal of Economics, No.118, pp.1279-1334.

Diamond, Robert M. (1989). Designing and Improving Courses and Curricula in Higher Education. San Francisco: Jossey Bass, Inc. Publisher.

Djuandi. (2013). “Permendikbud tentang Kurikulum Tahun 2013”. Tersedia secara online di: http://bsnp-indonesia.org/2013/06/20/permendikbud-tentang-kurikulum-tahun-2013/ [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 10 November 2018].

Dyer, Jeff, Hal Gregersen & Clayton M. Christensen. (2011). The Innovator’s DNA: Mastering the Five Skills of Disruptive Innovators. Boston and Massachusetts: Harvard Business Review Press. Available online also at: http://eksis.ditpsmk.net/uploads/book/file [accessed in Bandung, West Java, Indonesia: November 25, 2018].

Greenstein, L. (2012). Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning. California: Corwin.

Hamalik, Oemar. (2007). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hanif, Muh. (2014). “Tinjauan Filosofis Kurikulum 2013” dalam Insania, Vol.19, No.1 [Januari-Juni], hlm.87-114.

Holmes, Brian. (2002). “Herbert Spencer, 1820–1903”. Available online at: http://www.ibe.unesco.org/sites/default/files/spencere.pdf [accessed in Bandung, West Java, Indonesia: November 25, 2018].

http://www.p21.org/storage/documents/P21_Report.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 10 November 2018].

Huda, Khoirul, Agus Kristiyanto & Muchsin Doewes. (2016). “Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum di Sekolah Menengah atas Keberbakatan Olahraga” dalam Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, Vol.6, No.1 [Juni], hlm.28-34.

Huda, Fatkhan Amirul. (2017). “Pengertian dan Definisi Kajian Pustaka”. Tersedia secara online di: http://fatkhan.web.id/pengertian-dan-definisi-kajian-pustaka/ [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 November 2018].

Kamal, Mustofa. (2014). “Model Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran Berbasis Sosiologi Kritis, Kreativitas, dan Mentalitas” dalam Jurnal Madaniyah, Edisi VII [Agustus], hlm.230-250. Tersedia secara online juga di: https://media.neliti.com/media/publications/195131-ID-model-pengembangan-kurikulum-dan-strateg.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Kertih, I Wayan. (2015). Perangkat Pembelajaran PPKn: Perencanaan dan Pengembangan. Yogyakarta: Media Academi.

Komara, Endang. (2018). “Penguatan Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Abad 21” dalam SIPATAHOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, Volume 4(1), April, pp.17-26. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI, ISSN 2407-7348.

Latief, Abdul. (2014). “Perkembangan IPTEK di Indonesia” dalam KOMPASIANA: Byond Blogging, pada 19 April. Tersedia secara online juga di: https://www.kompasiana.com/nenene/54f79810a33311417b8b47a6/perkembangan-iptek-di-indonesia [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 10 November 2018].

Marzuki, Sangkot & Uswatul Chabibah [eds]. (2013). Begawan Pemacu Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Penerbit AIPI [Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia]. Tersedia secara online juga di: https://media.neliti.com/media/publications/805-ID-begawan-pemacu-ilmu-pengetahuan.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Miller, M. (2009). Teaching for a New World: Preparing High School Educators to Deliver College- and Career-Ready Instruction. Washington, D.C.: Alliance for Excellent Education.

Muktiana, Nisa. (2015). “Landasan dan Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum”. Tersedia secara online di: http://nisamuktiana.blogs.uny.ac.id/wp-content/uploads/sites [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyoto. (2013). Strategi Pembelajaran di Era Kurikulm 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka Raya.

Musthofa, Zainal Aliyy et al. (2017). Mengurai Sengkarut Bencana Lingkungan: Refleksi Jurnalisme Lingkungan dan Deep Ecology di Indonesia. Malang: Penerbit UMM [Universitas Muhammadiyah Malang]. Tersedia secara online juga di: http://eprints.umm.ac.id/47255/7/Musthofa%20dkk%20-%20Mengurai%20Sengkarut%20Bencana%20Lingkungan.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 November 2018].

Nasution, S. (1991). Pengembangan Kurikulum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Nitasari, Nasria Ika et al. (2012). “Hierarki Tujuan Pendidikan dan Tujuan Kurikulum”. Makalah Tidak Diterbitkan. Tersedia pada Penulis.

Remi, Sutyastie Soemitro [ed]. (2018). Modal Manusia Indonesia dalam Era Bonus Demografi. Bandung: Penerbit UNPAD [Universitas Padjadjaran] Press. Tersedia secara online juga di: http://www.feb.unpad.ac.id/dokumen/files/MODAL-MANUSIA-INDONESIA-DALAM-ERA-BONUS-DEMOGRAFI-16-nov-18.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 Januari 2019].

Rosari, Andhini. (2017). “Bonus Demografi dan Dampak terhadap Indonesia” dalam KOMPASIANA: Byond Blogging, pada 11 Desember. Tersedia secara online juga di: https://www.kompasiana.com/andhinirosari/5a2e2c4acf01b4574160ed32/bonus-demografi-dan-dampak-terhadap-indonesia [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Rulia, Yuyu. (2017). “Prinsip Pengembangan Kurikulum” dalam KOMPASIANA: Byond Blogging, pada 14 September. Tersedia secara online juga di: https://www.kompasiana.com/yuyurulia/59ba52e8503933395906b4a2/kurikulum [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Sani, Ridwan Abdullah. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Slameto. (2015). “Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum 2013” dalam Scholaria, Vol.5, No.1 [Januari], hlm.1-9.

Somantri, Gumilar Rusliwa. (2005). “Memahami Metode Kualitatif” dalam MAKARA: Sosial Humaniora, Vol.9, No.2 [Desember], hlm.57-65. Tersedia secara online juga di: https://media.neliti.com/media/publications/4388-ID-memahami-metode-kualitatif.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 17 November 2018].

Spencer, Herbert. (1861). Education: Intellectual, Moral, and Physical. London: Williams and Norgate. Reprinted in 1932 with an Introduction by F.A. Cavenagh, published in Cambridge, by Cambridge University Press.

Suarga. (2017). “Kerangka Dasar dan Landasan Pengembangan Kurikulum 2013” dalam Jurnal Pendidikan Alaudin, Vol.VI, No.1 [Januari-Juni], hlm.15-23.

Sudrasyah, Asep. (2013). “Ternyata Memahami Kurikulum 2013 Membutuhkan Waktu Ekstra” dalam KOMPASIANA: Byond Blogging, pada 19 September. Tersedia secara online juga di: https://www.kompasiana.com/sudarsyahasep/552fa8886ea834b70d8b4568/ternyata-memahami-kurikulum-2013-membutuhkan-waktu-ekstra [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.S. (1988). Prinsip dan Landasan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Depdikbud RI [Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia].

Sulthon. (2014). “Dinamika Pengembangan Kurikulum Ditinjau dari Dimensi Politisasi Pendidikan dan Ekonomi” dalam EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Vol.9, No.1 [Februari], hlm.43-72.

Suwadi. (2016). “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam pada Pendidikan Tinggi: Mengacu KKNI-SNPT Berparadigma Integrasi-Interkoneksi di Program Studi PAI FITK UIN Sunan Kalijaga” dalam Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol.XIII, No.2 [Desember], hlm.223-252. Tersedia secara online juga di: https://media.neliti.com/media/publications/117489-ID-pengembangan-kurikulum-pendidikan-agama.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 10 November 2018].

Trilling, Bernie & Charles Fadel. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. New York: Jossey-Bass.

Wahyudin, Y. (2005). “Kerusakan Lingkungan Pesisir dan Laut” dalam WARTA Pesisir dan Laut, Volume 6(1).

Waseso, Hendri Purbo. (2017). “Studi Kritis terhadap Kurikulum MI/SD 2013” dalam TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Vol.4, No.1 [Juni], hlm.175-192.

Wijaya, Etistika Yuni, Dwi Agus Sudjimat & Amat Nyoto. (2016). “Transformasi Pendidikan Abad 21 sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global” dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Volume 1. Malang: Universitas Kanjuruhan Malang. Tersedia secara online juga di: http://repository.unikama.ac.id/840/32/263-278%20TRANSFORMASI%20PENDIDIKAN [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 25 November 2018].

Yani, Ahmad & Mamat Ruhimat. (2018). Teori dan Implementasi Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.

Zainuddin. (2008). Reformasi Pendidikan: Kritik Kurikulum dan Manajemen Berbasis Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats