Pers dan Kritik Sosial pada Masa Orde Baru: Studi Kasus Pers Mingguan Mahasiswa Indonesia di Bandung, 1966-1974

Andi Suwirta

Abstract


ABSTRAKSI: Artikel ini, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode historis, mengkaji tentang dinamika politik pada masa-masa awal Orde Baru (1966-1974) di Indonesia, dengan memfokuskan analisis mengenai pers dan kritik sosial. Studi difokuskan pada mingguan “Mahasiswa Indonesia” di Bandung, yang bersikap kritis terhadap masalah-masalah yang membelenggu pemerintah Orde Baru pada masa itu. Hasil kajian menunjukan bahwa fenomena KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) pada masa-masa awal pemerintah Orde Baru, seperti kedudukan SPRI (Staf Pribadi) Presiden; kasus BULOG (Badan Urusan Logistik); dan masalah pembangunan TMII (Taman Mini Indonesia Indah) di Jakarta, menjadi “news and views” (berita dan pandangan) yang kritis dari mingguan “Mahasiswa Indonesia”. Namun, berbagai reaksi tersebut tidak menggoyahkan kedudukan pemerintah Orde Baru dalam rangka membangun konsolidasi kekuasaan dan legitimasi pemerintahan. Bahkan pers yang kritis, termasuk mingguan “Mahasiswa Indonesia” di Bandung, akhirnya dibungkam oleh pemerintah Orde Baru, dan sepertinya rejim ini tidak akan tergoyahkan untuk masa 20 tahunan ke depan.

KATA KUNCI: Pers dan Kritik Sosial; Pemerintah Orde Baru; Mingguan “Mahasiswa Indonesia”; Masalah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. 

ABSTRACT: “Press and Social Criticism in the New Order Period: Case Study of Indonesian Student Weekly in Bandung, 1966-1974”. This article, using a qualitative approach and historical methods, examines the political dynamics in the early period of the New Order (1966-1974) in Indonesia, by focusing on analysis of the press and social criticism. The study focused on the weekly of "Indonesian Students" in Bandung, which were critical towards the problems that bound the New Order government at that time. The results of the study showed that the phenomena of KKN (Corruption, Collusion, and Nepotism) in the early period of the New Order government, such as the position of the SPRI (Personal Staff) of the President; BULOG (Logistics Affairs Agency) case; and the problem of developing of TMII (Beautiful Indonesian Miniature Garden) in Jakarta, becoming a critical news and views from the weekly of "Indonesian Students". However, these various reactions did not destabilize the position of the New Order government in the context to build a consolidation of government power and legitimacy. Even the critical press, including the weekly of "Indonesian Students" in Bandung, was finally silenced by the New Order government, and it seems that this regime will not be deterred for the next 20 years.

KEY WORD: Press and Social Criticism; New Order Government; “Indonesian Students” Weekly; Problems of Corruption, Collusion, and Nepotism.

About the Author: Andi Suwirta, M.Hum. adalah Dosen Senior di Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia) di Bandung, Jawa Barat, Indonesia; dan Sekretaris Jenderal ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) Periode 2018-2023. Untuk kepentingan akademik, penulis bisa dihubungi dengan alamat emel: atriwusidna@gmail.com  

Suggested Citation: Suwirta, Andi. (2018). "Pers dan Kritik Sosial pada Masa Orde Baru: Studi Kasus Pers Mingguan Mahasiswa Indonesia di Bandung, 1966-1974" in MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, Volume 3(2), September, pp.113-136. Bandung, Indonesia: UPI [Indonesia University of Education] Press, ISSN 2527-3868 (print) and 2503-457X (online).

Article Timeline: Accepted (December 27, 2017); Revised (May 20, 2018); and Published (September 30, 2018). 


Keywords


Pers dan Kritik Sosial; Pemerintah Orde Baru; Mingguan “Mahasiswa Indonesia”; Masalah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

Full Text:

PDF

References


Abar, Akhmad Zaini. (1995). Kisah Pers Indonesia, 1966-1974. Yogyakarta: Penerbit LKiS.

Abdulgani-Knapp, Retnowati. (2007). Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia’s Second Presindent. Singapore: Marshall Cavendish International (Asia) Private Limited.

Abrar, Ana Nadhya. (1992). Pers Mahasiswa dan Permasalahan Operasionalisasinya. Yogyakarta: Penerbit Liberty.

Affan, Heyder. (2013). “Orde Baru Dibenci, Orde Baru Dirindukan” dalam BBC News Indonesia, tanggal 25 November. Tersedia secara online juga di: https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2013/11/131125_lapsus_suharto_stabiltas_dulu_sekarang [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Albach, Philip G. (1988). Politik dan Mahasiswa: Perspektif dan Kecenderungan Masa Kini. Jakarta: PT Gramedia.

Ali, Fachry et al. (1986). Beras, Koperasi, dan Politik Orde Baru. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Aly, Rum. (2004). Menyilang Jalan Kekuasaan Militer Otoriter: Gerakan Kritis Mahasiswa Bandung di Panggung Politik Indonesia, 1970-1974. Jakarta: Penerbit Kompas.

“Anatomi Peristiwa 5 Agustus 1973” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.371. Bandung: Agustus 1973.

Anggraeni, D.F., A. Suwirta & F. Sarimaya. (2016). “Badan Urusan Logistik (BULOG): Dari Monopoli hingga Mekanisme Pasar, Tahun 1998-2006” dalam FACTUM, Vol.5, No.1 [April]. Tersedia secara online juga di: http://jurnal.upi.edu/file/JURNAL_DEGIA_FITRA_A.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Anto, J. & P. Hasudungan Sirait. (2011). Asmara Nababan: Oase bagi Setiap Kegelisahan. Jakarta: Perkumpulan Demos. Tersedia secara online juga di: https://media.neliti.com/media/publications/399-ID-asmara-nababan [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Anwar, Moh Arsjad, Aris Ananta & Ari Kuncoro [eds]. (2007). Kesan para Sahabat tentang Widjojo Nitisastro. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Anwar, Yozar. (1980). Angkatan 66: Sebuah Catatan Harian Mahasiswa. Jakarta: Sinar Harapan.

Arismunandar, Satrio. (2012). “Sejarah dan Fenomena Pers Mahasiswa”. Tersedia secara online di: http://www.academia.edu/4979961/Sejarah_dan_Fenomena_Pers_Mahasiswa [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Ashari, Fauzan Adi. (2015). “Pasang-Surut Sejarah BULOG di Indonesia pada Tahun 1967-1998”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Jember: Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Sastera UNEJ [Universitas Negeri Jember]. Tersedia secara online juga di: http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789 [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Azziz, Arif Abdul. (2006). “Analisis Impor Beras serta Pengaruhnya terhadap Harga Beras dalam Negeri”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Bogor: Program Studi Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian IPB [Institut Pertanian Bogor]. Tersedia secara online juga di: https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/44569/1/A06aaa.pdf [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Basuki, Ahmad Yani. (2014). “Reformasi TNI: Pola, Profesionalitas, dan Refungsionalisasi Militer dalam Masyarakat” dalam MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi, Vol.19, No.2 [Juli], hlm.135-166.

Both, Anne & Peter McCawley. (1983). Ekonomi Orde Baru. Jakarta: Penerbit LP3ES, Terjemahan.

“BULOG: Peranannja Perlu Ditindjau” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.160. Bandung: Djuli 1969.

Cahyono, Heru. (1998). Pangkopkamtib Jenderal Soemitro dan Peristiwa 15 Januari ’74. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Crouch, Harold. (1999). Militer dan Politik di Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, Terjemahan.

Culla, Adi Suryadi. (1999). Patah Tumbuh Hilang Berganti: Sketsa Pegolakan Mahasiswa dalam Politik dan Sejarah Indonesia, 1908-1998. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

“Dari Malam Tirakat di Kampus UI: Kita Harus Berbuat” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.392. Bandung: Januari 1974.

Denzin, Norman K. (2008). “Evolution of Qualitative Research” in Lisa M. Given [ed]. The SAGE Encyclopedia of Qualitative Research Methods, Volumes 1 & 2. Los Angeles, London, New Delhi, and Singapore: A Sage Reference Publication.

Elson, Robert E. (2001). Suharto: A Political Biography. Cambridge, United Kingdom: Cambridge University Press.

Fatah, Eep Saefullah. (1999). Negara Orde Baru dan Pengendalian Konflik Politik, 1967-1988: Studi tentang Peristiwa Malari, Petisi 50, dan Tanjung Priok. Jakarta: Rosdakarya Bandung.

Feith, Herbert. (1964). “President Soekarno, the Army, and the Communists: The Triangle Changes Shape” in Asian Survey, Volume 4(8), pp.969-980.

Gie, Soe Hok. (1983). Catatan seorang Demonstran. Jakarta: Penerbit LP3ES.

Gie, Soe Hok. (1995). Zaman Peralihan. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.

Glassburner, Bruce. (1988). “Politik Ekonomi dan Pembangunan Orde Baru” dalam H.W. Arnandt [ed]. Pembangunan dan Pemerataan: Indonesia di Masa Orde Baru. Jakarta: Penerbit LP3S, Terjemahan.

Harahap, Krisna. (1996). Kebebasan Pers di Indonesia: Kaitannya dengan Surat Izin. Jakarta: PT Grafiti Budi Utami.

Hill, Hal. (1997). Indonesia's Industrial Transformation. Singapore: ISEAS [Institute of South East Asian Studies].

Hill, Hal. (2002). The Indonesian Economy. Cambridge: Cambridge University Press.

Hill, David T. (2011). Pers di Masa Orde Baru. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Idris, Naswil. (1967). “Penjelundup dari Riau ke Singapura: Jang Ketjil Tertangkap, jang Besar ke Mana?” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.52. Bandung: Djuni.

Islam, Roumeen. (2006). The Right To Tell: The Role of Mass Media in Economic Development. Jakarta: The World Bank Institute.

Istyaningrum, Febrinita Dwi. (2004). “Peran ABRI sebagai Kekuatan Sosial-Politik pada Masa Orde Baru, 1966-1997”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Semarang: Jurusan Sejarah FIS UNNES [Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang]. Tersedia secara online juga di: [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Jazimah, Ipong. (2013). “MALARI: Studi Gerakan Mahasiswa Masa Orde Baru” dalam Jurnal AGASTYA, Vol.03, No.01 [Januari]. Tersedia secara online juga di: file:///C:/Users/acer/Downloads/902-1668-1-SM.pdf [diakses di Bandung, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Jenkins, David. (2010). Soeharto & Barisan Jenderal ORBA: Rezim Militer Indonesia, 1975-1983. Depok: Komunitas Bambu, Terjemahan.

Junaedhie, Kurniawan. (1991). Ensiklopedia Pers Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kartodirdjo, Sartono. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

“Keprihatinan dalam Pembangunan” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.290. Bandung: Djanuari 1972.

Khoir, Anan Bahrul. (2014). “Pembangunan di Indonesia pada Masa Orde Baru”. Tersedia secara online di: http://www.academia.edu/10123954/Pembangunan_di_Indonesia_pada_masa_Orde_Baru [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Kuncoro, Mudrajad. (2010). Masalah Kebijakan dan Politik Ekonomika Pembangunan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Lasut, J. (2011). MALARI: Melawan Soeharto dan Barisan Jenderal ORBA. Depok: Yayasan Penghayat Keadilan.

Lee, Oey Hong. (1971). Indonesian Goverment and Press During Guided Democracy. London: University of Hull.

Liddle, William. (1992). Partisipasi dan Partai Politik: Indonesia pada Masa Awal Orde Baru. Jakarta: Grafiti Press, Terjemahan.

Luiten, Jan van Zanden & Daan Marks. (2012). Ekonomi Indonesia, 1800-2010: Antara Drama dan Keajaiban Pertumbuhan. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara dan KITLV Jakarta, terjemahan Abdul Wahid.

Magenda, Burhan D. (1991). Gerakan Mahasiswa dan Hubungannya dengan Sistem Politik: Suatu Tinjauan. Jakarta: Penerbit LP3ES.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan]. Bandung: 19 Juni 1966.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan], No.2. Bandung: Djuni 1966.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan], No.10. Bandung: Agustus 1966.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan], No.14. Bandung: September 1966.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan], No.41. Bandung: Maret 1967.

Mahasiswa Indonesia [Mingguan], No.308. Bandung: Mei 1972.

Malarangeng, Rizal. (1992). Pers Orde Baru: Tinjauan Isi Harian Kompas dan Suara Karya. Jakarta: Penerbit Rajawali Pers.

Mas’oed, Mohtar. (1989). Ekonomi dan Struktur Politik Orde Baru, 1966-1971. Jakarta: Penerbit LP3ES, Terjemahan.

Mas’oed, Mohtar. (1996). “Lembaga Kepresidenan dan Resep Pengendalian Politik di Indonesia” dalam Risa Noer Arfani [ed]. Demokrasi Indonesia Kontemporer. Jakarta: Grafindo Persada.

Maxwell, John. (2001). Soe Hok Gie: Pergulatan Intelektual Melawan Tirani. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, Terjemahan.

McDonald, H. (1980). Suharto's Indonesia. Blackburn, Australia: Fontana Books.

McGlynn, John H. et al. (2007). Indonesia in the Soeharto Years: Issue, Incidents, and Images. Jakarta: KITLV Press.

McGregor, Katharine E. (2008). Ketika Sejarah Berseragam. Yogyakarta: Penerbit Syarikat, Terjemahan.

Milne, R.S. (1984). “Teknokrat dan Politik di Negara-negara Asia Tenggara” dalam Prisma, No.3 [Maret]. Jakarta: Penerbit LP3ES.

“Mingguan Mahasiswa Indonesia di Bandung”. Tersedia secara online di: http://koleksikemalaatmojo2.blogspot.com [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Moertopo, Ali. (1974). Strategi Politik Nasional. Jakarta: Penerbit CSIS.

Muhaimin, Yahya. (1982). Perkembangan Militer dalam Politik di Indonesia, 1945-1966. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Muhaimin, Yahya. (1990). Bisnis dan Politik: Kebijaksanaan Ekonomi Indonesia, 1950-1980. Jakarta: Penerbit LP3ES, Terjemahan.

Muhdar. (2012). Peran Pers Mahasiswa dalam Kancah Pers Indonesia. Yogyakarta: Mata Media.

Nasution, Anwar (1985). Peluang dan Tantangan Pembangunan sampai 1989. Jakarta: Penerbit Sinar Harapan.

Nasution, Lokot Zein. (2016). “Reposisi Peran dan Fungsi BULOG dalam Tata-Niaga Pangan” dalam Jurnal Kajian Pangan, Vol.21, No.1 [Maret], hlm.68-69.

Nindarsari. (1984). Implikasi Politik Penanaman Modal Jepang di Indonesia, 1970-1979. Jakarta: Penerbit FISIP UI [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia].

Notosusanto, Nugroho. (1984). Masalah Penelitian Sejarah Kontemporer. Jakarta: Inti Indayu.

Notosusanto, Nugroho et al. [eds]. (1991). Pejuang dan Prajurit: Konsepsi dan Implementasi Dwifungsi ABRI. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Novianto, Arif. (2016). “Pergulatan Gerakan Mahasiswa & Kritik terhadap Gerakan Moral: Buku Indonesia Bergerak II”. Tersedia secara online di: : https://www.researchgate.net/publication/311737347 [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Padiatra, Aditia Muara. (2015). “Introduction to MALARI: Dari Situasi, Aksi, hingga Rusuh pada Awal Orde Baru, 1970 – 1974” dalam Jurnal Criksetra, Vol.4, No.8 [Agustus].

“Peristiwa 5 Agustus 1973” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.371. Bandung: Agustus) 1973.

Permana, Satria. (2012). “Badai di Tengah Oil Boom: Krisis Manajemen Keuangan PERTAMINA Tahun 1974-1975”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Depok: Program Studi Ilmu Sejarah FIPB UI [Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia]. Tersedia secara online di: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20308917-S42719-Badai [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Poesponegoro, Marwati Djoened & Nugroho Notosusanto [eds]. (1991). Sejarah Nasional Indonesia VI. Jakarta: Balai Pustaka.

Pujoalwanto, Basuki. (2014). Perekonomian Indonesia: Tinjauan Historis, Teoritis, dan Empiris. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Raditya, Iswara N. (2018). “Ambisi Tien Soeharto dan Polemik Proyek TMII: 22 Tahun Meninggalnya Ibu Tien”. Tersedia secara online di: https://tirto.id/ambisi-tien-soeharto-dan-polemik-proyek-tmii-cJwh [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 20 Mei 2018].

Rahmat, M. Aref. (2011). Ali Moertopo dan Dunia Intelijen Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Narasi.

Raillon, Francois. (1985). Politik dan Ideologi Mahasiswa Indonesia: Pembentukan dan Konsolidasi Orde Baru, 1966–1974. Jakarta: Penerbit LP3ES, Terjemahan.

Rajab, Budi. (2004). “Negara Orde Baru: Berdiri di Atas Sistem Ekonomi dan Politik yang Rapuh” dalam Jurnal Sosiohumaniora, Vol.6, No.3 [November], hlm.182-202.

Ricklefs, M.C. (2008). Sejarah Indonesia Modern, 1200-2008. Jakarta: Penerbit Serambi, Terjemahan.

Roeder, O.G. (1981). Anak Desa: Biografi Presiden Soeharto. Jakarta: Haji Masagung, terjemahan A. Bar Salim & Hadi Noor.

Saidi, Ridwan. (1989). Mahasiswa dan Lingkaran Politik. Jakarta: Lembaga Pers Mahasiswa Mapussy Indonesia.

Samego, Indria et al. (1998). Bila ABRI Berbisnis. Bandung: Penerbit Mizan.

Saragih, Juli Panglima. (2016). “Kelembagaan Urusan Pangan dari Masa ke Masa dan Kebijakan Ketahanan Pangan” dalam Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, Vol.17, No.2 [Oktober], hlm.168-192.

Sen, Krishna & David T. Hill. (2001). Media, Budaya, dan Politik di Indonesia. Jakarta: Institut Studi Arus Informasi bekerjasama dengan Media Lintas Inti Nusantara, Terjemahan.

Singh, Bilveer. (1999). Dwifungsi ABRI: Asal-usul, Aktualisasi, dan Implikasinya bagi Stabilitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Siregar, Amir Effendi. (1983). Pers Mahasiswa Indonesia: Patah Tumbuh, Hilang Berganti. Jakarta: PT Karya Unipress.

Siregar, Hariman. (1994). Hati Nurani seorang Demonstran. Jakarta: Mantika Media Utama.

Sjamsuddin, Helius. (2002). “Rusuh di Bandung: Peristiwa 5 Agustus 1973 dalam Liputan Media Massa” dalam HISTORIA: Jurnal Kajian Sejarah dan Pendidikan Sejarah, Vol.III, No.6. Bandung: Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS UPI [Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia].

Sjamsuddin, Helius. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Smith, Edward C. (1986). Pembreidelan Pers di Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Grafitipers, Terjemahan.

Soeharto. (1989). Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya: Otobiografi seperti Dipaparkan kepada G. Dwipayana dan Ramadhan K.H. Jakarta: Citra Lamtorogung Persada.

Sularto, St. [ed]. (2007). Kompas: Dari Belakang ke Depan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Sundhaussen, Ulf. (1987). Politik Militer Indonesia, 1945-1967: Menuju Dwi Fungsi ABRI. Jakarta: Penerbit LP3ES, terjemahan Hasan Basri.

Supriyatna. (2007). “Peranan Soe Hok Gie dalam Gerakan Mahasiswa Indonesia Tahun 1960-1968”. Skripsi Sarjana Tidak Diterbitkan. Surakarta: FKIP UNS [Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret].

Surjomihardjo, Abdurrachman et al. (2002). Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Suwirta, Andi. (2008). “Dinamika Kehidupan Pers di Indonesia pada Tahun 1950–1965: Antara Kebebasan dan Tanggung Jawab Nasional” dalam SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.1(2), November.

Syafa’at, M. Ali. (2011). Pembubaran Partai Politik: Pengaturan dan Praktik Pembubaran Partai Politik dalam Pergulatan Republik. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Taufik, Mohamad. (2014). “Ibu Tien Bikin Taman Mini, Pak Harto Menindak para Penentangnya” dalam Merdeka.Com. Jakarta: 25 Januari. Tersedia secara online juga di: https://www.merdeka.com/peristiwa/ibu-tien-bikin-taman-mini-pak-harto-menindak-para-penentangnya.html [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 2 Maret 2018].

Tjahjono, Sukmadji Indro. (1979). “Indonesia di Bawah Sepatu Lars: Pembelaan di Muka Pengadilan Mahasiswa Bandung”. Tersedia secara online di: http://www.academia.edu/6462625/Di_Bawah_Sepatu_Lars [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 9 Oktober 2017].

Vatikiotis, Michael R.J. (1998). Indonesian Politics Under Soeharto: The Rise and Fall of the New Order. London: Routledge.

Wawancara dengan Rachman Tolleng, mantan Pendiri dan Pimpinan Redaksi Mingguan Mahasiswa Indonesia di Bandung. Wawancara dilakukan oleh seorang Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah FPIPS UPI (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia), di Kota Bandung, pada tanggal 12 Maret 2001.

Wibisono, Christianto. (1980). Aksi-aksi TRITURA: Kisah sebuah Partnership 10 Januari – 11 Maret 1966. Jakarta: Yayasan Manajemen Informasi.

“Widjojo Nitisastro: Man of the Year 1972” dalam mingguan Mahasiswa Indonesia, No.339. Bandung: Desember 1972.

Yogaswara, A. (2009). Dalang Peristiwa 15 Januari 1974 (MALARI). Yogyakarta: Media Pressindo.

Zed, Mestika. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats