Islamic Historiography in Indonesia in Multicultural Perspective

Dudung Abdurahman

Abstract


ABSTRACT: The writing of Islamic history in Indonesia can be developed in a wide range, so that the SII (Sejarah Islam Indonesia or History of Indonesia Muslim) is also useful to complement the history of Indonesia in general, whether it is developed functionally as a matter of knowledge or developed as a methodological reference to enrich the social sciences. This article is to propose alternative rewriting of Islamic history with a multicultural perspective. By using the historical method, qualitative approach, and literature review, the study showed that writing of Islamic history of multiculturalism can be used as a complement to the historiography of Islam, which has so far been socio-political only. The SII reconstruction can be done in multicultural way on actual themes, and also always pay attention to the integration of temporal factors, socio-cultural situation, and the background of Islamic values and ideology. The important meaning of writing of the Muslims in cultural dimension is that to meet the knowledge for the character building of Muslims facing the challenge of pluralism in the national and global scope today. Therefore, multicultural analysis is expected to be an alternative methodology for historians in conducting comprehensive Islamic history writing; even, it is done as a new effort to replace or complement the historiography of Indonesia today.

KEY WORD: Islamic History; Indonesian Historiography; Multicultural Perspective. 

INTISARI: “Historiografi Islam di Indonesia dalam Perspektif Multikultural”. Penulisan sejarah Islam di Indonesia dapat dikembangkan dalam cakupan yang luas, sehingga SII (Sejarah Islam Indonesia) juga bermanfaat untuk melengkapi sejarah Indonesia secara umum, baik dikembangkan secara fungsional sebagai pengetahuan atau dikembangkan sebagai referensi metodologis untuk memperkaya ilmu-ilmu sosial. Artikel ini akan mengusulkan penulisan ulang sejarah Islam alternatif dengan perspektif multikultural. Dengan menggunakan metode historis, pendekatan kualitatif, dan tinjauan pustaka, studi ini menunjukan bahwa penulisan sejarah Islam multikulturalisme dapat digunakan sebagai pelengkap historiografi Islam, yang sejauh ini telah disosialisasikan hanya bersifat sosial-politis. Rekonstruksi SII dapat dilakukan dengan cara multikultural pada tema aktual, dan juga selalu memperhatikan integrasi faktor-faktor temporal, situasi sosial-budaya, dan latar belakang nilai-nilai dan ideologi Islam. Arti penting dari penulisan umat Islam dalam dimensi budaya adalah untuk memenuhi pengetahuan bagi pembangunan karakter umat Islam menghadapi tantangan pluralisme dalam lingkup nasional dan global saat ini. Oleh karena itu, analisis multikultural diharapkan menjadi metodologi alternatif bagi para sejarawan dalam melakukan penulisan sejarah Islam yang komprehensif; bahkan, ini dilakukan sebagai upaya baru untuk menggantikan atau melengkapi historiografi Indonesia saat ini.

KATA KUNCI: Sejarah Islam; Historiografi Indonesia; Perspektif Multikultural.

About the Author: Prof. Dr. Dudung Abdurahman is a Full Professor of Islamic Studies at the Faculty of Adab and Humanities UIN (Universitas Islam Negeri or State Islamic University) Sunan Kalijaga in Yogyakarta, Indonesia. For academic interests, the author is able to be contacted via e-mail at: durahman.uin@gmail.com

Suggested Citation: Abdurahman, Dudung. (2018). “Islamic Historiography in Indonesia in Multicultural Perspective” in HISTORIA: Jurnal Kajian Sejarah di Nusantara dan Dunia, Volume 1(1), December, pp.1-10. Bandung: Mida Masagi Press owned by ASPENSI with print-ISSN 2621-8011 and online-ISSN 2621-802X. 

Article Timeline: Received (October 28, 2018); Revised (November 10, 2018); and Published (December 30, 2018).


Full Text:

PDF

References


Abdullah, H.M. Amin et al. (2002). Tafsir Baru Studi Islam dalam Era Multi Kultural. Yogyakarta: Penerbit IAIN [Institut Agama Islam Negeri] Sunan Kalijaga dan Kurnia Kalam Semesta.

Abdullah, Taufik. (1987). Islam dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia. Jakarta: Penerbit LP3ES.

Abdullah, Taufik & Abdurrachman Surjomihardjo [eds]. (1982). Ilmu Sejarah dan Historiografi: Arah dan Perspektif. Jakarta: PT Gramedia.

Abdullah, Taufik & M. Rusli Karim [eds]. (1991). Metodologi Penelitian Agama: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Abdullah, Taufik & Moh Hisyam [eds]. (2003). Sejarah Umat Islam Indonesia. Jakarta: MUI [Majelis Ulama Indonesia] Pusat bekerjasama dengan Yayasan Pustaka Umat, edisi revisi.

Abdurahman, Dudung. (2011). Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Abdurahman, Dudung. (2018). “Islam, Sufism, and Character Education in Indonesia History” in TAWARIKH: International Journal for Historical Studies, Volume 9(2), April, pp.159-176. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI, ISSN 2085-0980. Available online also at: http://journals.mindamas.com/index.php/tawarikh/article/view/1013 [accessed in Yogyakarta, Indonesia: June 22, 2018].

Alfian. (1991). Muhammadiyah: The Political Behavior of a Muslim Modernist Organization Under Dutch Colonialism. Yogyakarya: Gadjah Mada University Press.

Ankersmit, F.R. (1984). Refleksi tentang Sejarah: Pendapat-pendapat Moderen tentang Filsafat Sejarah. Jakarta: PT Gramedia, translated by Dick Hartoko.

Arnold, Thomas W. (1985). Sejarah Dakwah Islam. Jakarta: Widjaya, translated by A. Nawawi Rambe.

Azra, Azyumardi. (1994). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia. Bandung: Penerbit Mizan, Translation.

Azra, Azyumardi. (2008). “Intelektualitas Dunia Melayu-Indonesia: Refleksi Masa Lalu, Menyongsong Masa Depan”, Kata Pengantar untuk buku Mafri Amir. Reformasi Islam Dunia Melayu-Indonesia: Studi Pemikiran, Gerakan, dan Pengaruh Syaikh Muhammad Thahir Jalal al-Din (1869-1956). Jakarta: CV Sejahtera.

Baskara, Benny. (2017). “Islamic Puritanism Movements in Indonesia as Transnational Movements” in DINIKA: Academic Journal of Islamic Studies, Vol.2, No.1 [January-April], hlm.1-22.

Bruinessen, Martin van. (2012). Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat. Yogyakarta: Penerbit Madinah, Translation.

Burhanudin, Jajat & Kees van Dijk. (2013). Islam in Indonesia: Contrasting Images and Interpretations. Amsterdam: Amsterdam University Press.

Burke, Peter. (2001). Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, translated by Mestika Zed & Zulfami.

Dhofier, Zamakhsyari. (1987). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: Penerbit LP3ES, Translation.

Fakih, Mansour. (2004). “Islam sebagai Alternatif” in Al-Manär: Ekonomi Politik Digital Journal, Edisi I, Translation. Available online also at: https://ftp.unpad.ac.id/orari/library/cd-al-manaar-digilib/bahan [accessed in Yogyakarta, Indonesia: July 3, 2018].

Fatiyah & Bambang Hariyanto. (2016). “Tracking Independently Indonesia Islamic Historiography” in Journal of Islam and Science, Vol.03, No.01 [June], pp.61-84.

Graaf, H.J. de. (1985). Kerajaan-kerajaan Islam Pertama di Jawa: Kajian Sejarah Politik Abad ke-15 dan ke-16. Jakarta: Grafiti Pers, Translation.

Grunebaum, Gustave E. Von. (1964). Modern: The Search for Cultural Identity. New York: Ancore.

HAMKA [Haji Abdul Malik Karim Amrullah]. (1975). Sejarah Umat Islam, Jilid 4. Jakarta: Bulan Bintang.

HAMKA [Haji Abdul Malik Karim Amrullah]. (2017). Dari Perbendaharaan Lama: Menyingkap Sejarah Islam di Indonesia. Jakarta: Gema Insani Pers, edisi terkini.

Kamsi. (2013). “Citra Gerakan Politik Islam dalam Lintasan Sejarah Perpolitikan Bangsa Indonesia: Studi Era Pra-Kemerdekan sampai dengan Era Orde Baru” in Millah, Vol.XIII, No.1 [Agustus]. Available online also at: https://media.neliti.com/media/publications/123332-ID-citra-gerakan-politik-islam-dalam-lintas.pdf [accessed in Yogyakarta, Indonesia: July 3, 2018].

Kaptein, Nico J.G. (2017). “Arabic as a Language of Islam Nusantara: The Need for an Arabic Literature of Indonesia” in Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage, Vol.6, No.2. Available online also at: https://jurnallektur.kemenag.go.id/index.php/heritage/article/view/372 [accessed in Yogyakarta, Indonesia: June 22, 2018].

Kartodirdjo, Sartono. (1982). Pemikiran dan Perkembangan Hiostoriografi Indonesia: Suatu Alternatif. Jakarta: PT Gramedia.

Kartodirdjo, Sartono. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT Gramedia.

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kuntowijoyo. (2008). Penjelasan Sejarah (Historical Explanation). Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lapidus, Ira M. (2000). Sejarah Sosial Ummat Islam, 2 Jilid. Jakarta: Rajawali Pers, translated by Ghufron A. Mas’udi.

Mahfud, Choirul. (2001). Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mas’ud, Abdurrahman. (2006). Dari Haramain ke Nusantara: Jejak Intelektual Arsitek Pesantren. Jakarta: Penerbit Kencana.

Miftah, Muhammad. (2016). “Multicultural Education in the Diversity of National Cultures” in QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies, Volume 4, Issue 2 [August], pp.167-185.

Naimuddin, Moh. (2014). “Model Penelitian Pemikiran Islam Modern: Gerakan Modern Islam di Indonesia, 1900 – 1942 (Deliar Noer)” in Jurnal Saintifika Islamica, Vol.1, No.2 [Juli-Desember], pp.87-96.

Nakamura, Mitsuo. (2005). Muhammadiyah Menjemput Perubahan: Tafsir Baru Gerakan Sosial-Ekonomi-Politik. Jakarta: Penerbit Kompas, Translation.

Nasution, Harun. (1992). Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang, cetakan ke-9.

Nata, Abuddin. (2001). Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Noer, Deliar. (1996). Gerakan Modern Islam di Indonesia, 1900–1942. Jakarta: Penerbit LP3ES, Translation.

Noer, Deliar. (2000). Partai Islam di Pentas Nasional: Kisah dan Analisis Perkembangan Politik Indonesia, 1945-1965. Bandung: Penerbit Mizan.

Ricklefs, Merle Calvin. (2008). Sejarah Indonesia Modern, 1200-2008. Depok: Komunitas Bambu, Translation.

Sardar, Ziauddin. (1986). Rekayasa Masa Depan Peradaban Muslim. Bandung: Penerbit Mizan, translated by Rahmani Astuti.

Shihab, Alwi. (1995). “The Muhammadiyah Movement and its Controversy with Christian Mission in Indonesia”. Unpublished Ph.D. Dissertation. USA [United States of America]: Temple University.

Soedjatmoko et al. [eds]. (1995). Historiografi Indonesia: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia, Translation.

Suharto, Toto. (2014). “Gagasan Pendidikan Muhammadiyah dan NU sebagai Potret Pendidikan Islam Moderat di Indonesia” in Jurnal Islamica, Vol.9, No.1 [September].

Sunanto, Musyrifah. (2005). Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sunarso, Ali. (2018). “Historiography of Indonesian Islam: Historical Analysis of the Transitional Era of Social and Political System in Java in the 15-16th Century and the Contribution of Javanese Kings in Islamization” in IJISH: International Journal of Islamic Studies and Humanities, Vol.1, No.1 [April], pp.9-20. Available online also at: https://media.neliti.com/media/publications/284778-historiography-of-indonesian-islam-histo-6c8d1fb7.pdf [accessed in Yogyakarta, Indonesia: June 22, 2018].

Suryo, Djoko. (2009). Transformasi Masyarakat Indonesia dalam Historiografi Indonesia Modern. Yogyakarta: Penerbit STPN [Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional] dan Jurusan Sejarah FIB UGM [Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada].

Suwirta, Andi. (2002). Tasawuf dan Proses Islamisasi di Indonesia. Bandung: Historia Utama Press.

Tjandrasasmita, Uka. (2009). Arkeologi Islam Nusantara. Jakarta: Penerbit KPG [Kepustakaan Populer Gramedia].

Wahid, Abdurahman. (2001). Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Depok: Desantara.

Wasino. (2013). “Indonesia: From Pluralism to Multiculturalism” in PARAMITA: Historical Studies Journal, Volume 23(2), July, pp.148-155. Available online also at: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/paramita/article/view/2665/2733 [accessed in Yogyakarta, Indonesia: June 22, 2018].

Yakub, M. (2013). “Perkembangan Islam Indonesia” in KALAM: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, Vol.7, No.1 [Juni], pp.135-162.

Zed, Mestika. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.